Langsung ke konten

Sponsored by Candaka77

Visit Candaka77
G-JANE — Crypto & Airdrop News
BerandaBerita
SponsorTentang
Beranda/Berita/crypto
crypto8 min baca

Ethereum Bakal Naik Lagi? Rebound 30% Diprediksi Terjadi Jelang Peningkatan Jaringan Cancun-Deneb

Setelah sempat terkoreksi tajam akibat tekanan makroekonomi dan aksi jual ETF, Ethereum menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan volume perdagangan meningkat dan sentimen pasar membaik menjelang upgrade jaringan penting bulan depan.

G

G-Jane Editorial

Jumat, 10 April 2026
Share
Ethereum Bakal Naik Lagi? Rebound 30% Diprediksi Terjadi Jelang Peningkatan Jaringan Cancun-Deneb
Ilustrasi — Ethereum Bakal Naik Lagi? Rebound 30% Diprediksi Terjadi Jelang Peningkatan Jaringan Cancun-Deneb

Ethereum Bangkit: Sinyal Rebound Menjelang Upgrade Jaringan Cancun-Deneb

Setelah melalui koreksi harga yang cukup dalam sepanjang kuartal kedua 2024, pasar Ethereum (ETH) kembali menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Dalam dua pekan terakhir, harga ETH telah rebound lebih dari 18%, menembus level psikologis US$3.400 pada akhir Juni. Para analis mulai memperkirakan potensi kenaikan hingga 30% dalam waktu dekat, didorong oleh kombinasi faktor teknis, fundamental jaringan, dan ekspektasi pasar terhadap upgrade jaringan Cancun-Deneb (Dencun) yang dijadwalkan bulan depan. Peningkatan jaringan ini diyakini akan menjadi katalis utama bagi pertumbuhan ekosistem Ethereum, terutama dalam hal skalabilitas, efisiensi biaya transaksi, dan penguatan posisi jaringan sebagai tulang punggung ekonomi Decentralized Finance (DeFi) dan Layer-2.

"Ethereum sedang memasuki fase krusial di mana perkembangan teknologi bertemu dengan momentum pasar. Jika Dencun berhasil diterapkan tanpa gangguan, kita bisa melihat lonjakan aktivitas di jaringan Layer-2 dan peningkatan jumlah staker yang masuk," ujar Raka Praditya, analis kripto senior dari G-Jane Research.

Tekanan Makroekonomi dan Pelemahan Sementara

Sebelum rebound terjadi, Ethereum sempat tertekan oleh kombinasi faktor eksternal. Inflasi AS yang tetap tinggi di kisaran 3,4% pada Mei 2024 (berdasarkan data BLS) membuat ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve tertunda hingga akhir tahun. Kondisi ini mengakibatkan likuiditas pasar kripto menyusut, sementara investor institusional lebih memilih aset tradisional yang menawarkan imbal hasil tetap.

Selain itu, aksi jual dari ETF Bitcoin (BTC) yang terdaftar di bursa AS—seperti BlackRock’s iShares dan Fidelity’s Wise Origin—juga berdampak tidak langsung terhadap aset kripto lainnya, termasuk ETH. Walaupun ETF Ethereum belum disetujui SEC, sentimen negatif dari aksi jual BTC ikut menyeret pasar altcoin secara kolektif.

Menurut data dari CoinGlass, koreksi ETH mencapai 23% dari level tertinggi tahunan di US$4.500 pada Februari 2024. Banyak analis saat itu memperkirakan ETH bisa turun hingga US$2.800, khususnya jika tekanan makroekonomi berlanjut.

Namun, sejak awal Juni, tren mulai berbalik. Volume perdagangan ETH di bursa global naik 40% secara week-on-week, menurut data dari CryptoCompare, didorong oleh akumulasi besar oleh whale wallet dan peningkatan likuiditas di pasar derivatif.

Upgrade Jaringan Dencun: Katalis Teknologi Besar untuk Ethereum

Pusat perhatian utama saat ini adalah upgrade jaringan Dencun, yang dijadwalkan diluncurkan pada blok 20 juta sekitar 17 Juli 2024. Peningkatan ini merupakan salah satu upgrade paling signifikan dalam sejarah Ethereum sejak The Merge pada 2022.

Dencun adalah gabungan dari dua nama: Cancun (untuk klien Execution Layer) dan Deneb (untuk klien Consensus Layer). Tujuan utamanya adalah meningkatkan skalabilitas dan efisiensi jaringan dengan memperkenalkan EIP-4844, atau yang lebih dikenal sebagai Proto-Danksharding.

Apa Itu Proto-Danksharding?

Proto-Danksharding adalah langkah awal menuju Danksharding, arsitektur skalabilitas masa depan Ethereum yang akan memungkinkan ratusan ribu transaksi per detik. EIP-4844 memperkenalkan data blobs—blok data sementara yang bisa dikirim ke blockchain utama dengan biaya jauh lebih rendah dibanding data transaksi biasa.

Ini sangat menguntungkan bagi jaringan Layer-2 (L2) seperti Arbitrum, Optimism, dan zkSync, yang selama ini membayar biaya transaksi mahal untuk menulis proof transaksi ke jaringan Ethereum (sebagai mekanisme finalitas).

Dengan adanya data blobs, biaya yang dibayar oleh L2 ke Ethereum bisa turun hingga 90%, menurut simulasi dari L2Beat. Dampaknya langsung terasa: biaya transaksi di L2 bisa turun dari rata-rata US$1,50 menjadi di bawah US$0,10.

"Ini adalah katalis abadi. Bukan sekadar faktor harga, tapi katalis yang akan mengubah ekosistem secara struktural," kata Diana Wijaya, CTO dari ekosistem DeFi lokal, DeFi.ID.

Dampak pada Ekosistem Layer-2

Layer-2 telah menjadi tulang punggung pertumbuhan Ethereum. Pada kuartal II 2024, total Total Value Locked (TVL) di ekosistem L2 mencapai US$32,7 miliar, naik 58% dari kuartal sebelumnya (sumber: L2Beat). Arbitrum memimpin dengan TVL US$11,2 miliar, disusul Optimism (US$6,8 miliar) dan zkSync (US$2,1 miliar).

Dengan biaya transaksi yang lebih rendah pasca-Dencun, L2 diperkirakan akan menarik lebih banyak pengguna baru, terutama dari sektor DeFi, gaming, dan social media berbasis blockchain.

Berikut estimasi penurunan biaya transaksi di beberapa L2 setelah implementasi EIP-4844:

L2 Network Biaya Rata-rata (Pre-Dencun) Estimasi Biaya (Post-Dencun) Penurunan
Arbitrum US$1,70 US$0,12 -93%
Optimism US$1,45 US$0,15 -89%
zkSync Era US$0,85 US$0,08 -90%
Base (Coinbase) US$1,20 US$0,10 -92%

Tabel ini menunjukkan bagaimana akselerasi adopsi massal bisa terjadi jika biaya benar-benar turun seperti yang diharapkan. Beberapa proyek L2 bahkan sudah merencanakan kampanye airdrop besar-besaran atau program insentif lainnya untuk menarik pengguna baru pasca-upgrade.

Staking Ethereum Meningkat Pesat

Satu indikator fundamental kuat yang mendukung rebound ETH adalah pertumbuhan staking. Jumlah ETH yang sedang distake di jaringan Ethereum telah melampaui 30 juta ETH, setara dengan 24,6% dari total pasokan beredar (sumber: Etherscan & CryptoRank).

Peningkatan ini didorong oleh beberapa faktor:

  • Imbal hasil staking rata-rata 3,8% per tahun, lebih tinggi dari deposito bank di banyak negara.
  • Meningkatnya jumlah stake pooling service seperti Lido, Kiln, dan Coinbase, yang mempermudah akses bagi investor ritel.
  • Ekspektasi bahwa burn rate (jumlah ETH yang dibakar dari fee transaksi) akan meningkat pasca-Dencun, karena volume transaksi diprediksi naik tajam.

"Staking bukan lagi pilihan eksklusif untuk institusi. Sekarang, investor retail dari Indonesia hingga Brazil ikut ambil bagian. Ini menunjukkan kedewasaan ekosistem," kata Andre Tan, kepala operasional di BitoEX, bursa kripto yang berbasis di Singapura.

Dengan MEV (Maximal Extractable Value) dan mekanisme EIP-1559 burn, Ethereum kini berada dalam fase supply contraction—di mana lebih banyak ETH yang dibakar daripada yang dicetak sebagai reward staking. Pada bulan Mei 2024, 92.300 ETH dibakar, sementara hanya 76.800 ETH yang dicetak, menghasilkan net deflasi sebesar 15.500 ETH.

Adopsi Institusional: Dari ETF hingga Kolaborasi Korporasi

Meskipun SEC belum menyetujui ETF spot Ethereum, tekanan adopsi institusional terus meningkat. Pada bulan Juni, 12 institusi besar—termasuk Fidelity, Grayscale, dan VanEck—mengajukan kembali amandemen dokumen ke SEC, menunjukkan komitmen kuat terhadap peluncuran produk tersebut.

Selain itu, kolaborasi antara perusahaan tradisional dan ekosistem Ethereum juga semakin intens. Beberapa contoh terkini:

  • Mastercard menguji coba tokenisasi aset digital di jaringan Polygon (yang kompatibel dengan Ethereum).
  • Siemens meluncurkan platform supply chain berbasis blockchain menggunakan smart contract di jaringan Optimism.
  • Indodax, bursa aset kripto terbesar di Indonesia, mengumumkan kemitraan dengan Arbitrum untuk mendukung proyek-proyek DeFi lokal.

Fenomena ini menunjukkan bahwa blockchain Ethereum tidak lagi sekadar alat spekulasi, tapi mulai menjadi infrastruktur digital untuk bisnis nyata.

Tren DeFi: Volume dan Inovasi Terus Tumbuh

Di tengah volatilitas harga, sektor DeFi tetap menunjukkan ketahanan. Volume perdagangan di DEX (Decentralized Exchange) seperti Uniswap, Curve, dan Balancer naik 34% secara bulanan. Total TVL di ekosistem DeFi mencapai US$89,4 miliar pada Juni 2024 (sumber: DeFi Llama), dengan 72% dari jumlah tersebut berada di jaringan Ethereum dan L2-nya.

Inovasi juga terus bermunculan:

  • Perpetual DEX seperti dYdX dan GMX melaporkan pertumbuhan volume lebih dari 200% setahun terakhir.
  • Protokol lending seperti Aave dan Compound mulai mengintegrasikan real-world assets (RWA), seperti surat utang dan properti, sebagai jaminan pinjaman.
  • Munculnya intent-centric architecture, seperti yang dikembangkan oleh Anoma dan EigenLayer, menjanjikan pengalaman pengguna yang lebih intuitif dan aman.

3 Alasan Utama Mengapa ETH Bisa Naik 30% dalam 90 Hari

Berdasarkan data dan tren terkini, berikut tiga alasan utama mengapa analis memperkirakan ETH bisa menguat hingga 30% dalam kuartal ketiga 2024:

  1. Kesuksesan Implementasi Dencun: Jika upgrade berjalan lancar, itu akan menjadi katalis teknologi besar yang meningkatkan utilitas jaringan dan menarik lebih banyak pengguna.
  2. Peningkatan Aktivitas L2 dan DeFi: Dengan biaya transaksi lebih rendah, pertumbuhan volume dan pengguna di L2 diprediksi meledak, yang pada akhirnya meningkatkan permintaan terhadap ETH.
  3. Potensi Aproval ETF Spot ETH: Meskipun belum pasti, ekspektasi pasar terhadap ETF bisa mendorong risk-on sentiment di seluruh pasar kripto, dengan ETH sebagai salah satu aset utama yang diuntungkan.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Tentu saja, potensi kenaikan tidak datang tanpa risiko. Beberapa faktor yang perlu diwaspadai investor:

  • Kegagalan teknis Dencun: Jika muncul bug atau celah keamanan selama rollout, bisa memicu panic selling.
  • Penundaan kebijakan moneter AS: Jika Fed tetap menahan suku bunga tinggi, likuiditas global bisa terus menipis.
  • Regulasi ketat dari SEC atau otoritas lain: SEC masih memiliki kekuasaan untuk menunda atau menolak ETF Ethereum.

Namun, secara keseluruhan, sentimen terhadap Ethereum tampaknya bergerak ke arah yang positif. Fear & Greed Index untuk ETH telah naik dari 38 (Fear) menjadi 62 (Greed) dalam sebulan terakhir.

Masa Depan Ethereum: Menuju Superlayer

Jika semua rencana teknologi berjalan sesuai harapan, Ethereum bisa menjelma menjadi "superlayer"—bukan hanya jaringan blockchain, tapi infrastruktur dasar untuk ekonomi digital global.

Dengan roadmap yang jelas—dari Dencun menuju Full Danksharding pada 2025-2026—dan dukungan ekosistem yang kuat, Ethereum berada di ambang era baru: era skalabilitas massal, biaya rendah, dan adopsi nyata.

Untuk investor jangka panjang, koreksi harga kemungkinan besar adalah peluang akumulasi. Sedangkan bagi pengembang dan proyek, saat ini adalah waktu terbaik untuk membangun di atas jaringan yang terus berkembang.


Kesimpulan: Ethereum sedang menghadapi ujian kritis, tapi justru di tengah tekanan itulah potensinya paling terlihat. Dengan upgrade Dencun di depan mata, kombinasi antara inovasi teknologi, pertumbuhan ekosistem, dan sentimen pasar yang membaik bisa membawa ETH ke level baru. Rebound 30% mungkin bukan sekadar prediksi—tapi hasil logis dari transformasi fundamental yang sedang berjalan.

Tags:ethereumcryptoblockchaindefiupgrade jaringanetfg-jane

Sponsored by

Candaka77

Jelajahi ekosistem Candaka77 dan dapatkan token CNDK77 gratis.

Visit Candaka77Ikuti Airdrop

Artikel Terkait

crypto

Bitcoin Tembus Rp1,2 Miliar: Aksi Korporasi dan Inovasi Teknologi Pacu Kenaikan Harga di Tengah Ketidakpastian Regulasi

13 Apr 2026·8 min
crypto

Bitcoin Tembus Rp1,2 Miliar: Aksi Beli Institusional dan ETF Domestik Dorong Harga ke Rekor Baru

12 Apr 2026·8 min
crypto

Ethereum Bakal Naik Gila-gilaan? Analisis Prediksi Harga Hingga $10.000 di 2025 Berdasarkan Data On-Chain dan Adopsi Staking

12 Apr 2026·9 min
G-JANE

Platform berita crypto dan airdrop terkini. Informasi akurat untuk komunitas crypto Indonesia.

Navigasi

  • Beranda
  • Berita
  • Tentang

Kategori

  • Crypto
  • Airdrop
  • CNDK77
  • Edukasi

Sponsor

  • Candaka77
  • CNDK77 Airdrop
  • Visit Candaka77 →

Ikuti Kami

Partner:Sambercuan.org — Berita & Hiburan

© 2026 G-Jane.com — Berita Crypto & Airdrop Terkini

Sitemap·Sponsored by Candaka77