Ethereum terus menunjukkan kekuatannya sebagai blockchain terbesar kedua di dunia. Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 40 juta ETH kini terkunci dalam kontrak staking Ethereum 2.0, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pertumbuhan Staking yang Konsisten
Sejak transisi dari Proof of Work ke Proof of Stake melalui The Merge pada September 2022, jumlah ETH yang di-stake terus meningkat secara stabil. Pada awal 2026, angka ini mengalami lonjakan signifikan berkat peluncuran beberapa platform liquid staking baru yang menawarkan yield kompetitif.
Platform seperti Lido, Rocket Pool, dan beberapa protokol baru menjadi pilihan populer bagi investor yang ingin mendapatkan passive income dari kepemilikan ETH mereka. Rata-rata APY staking saat ini berkisar antara 4-6%, tergantung pada platform yang digunakan.
Dampak terhadap Supply dan Harga
Dengan lebih dari 40 juta ETH terkunci dalam staking, supply yang beredar di pasar menjadi semakin terbatas. Hal ini menciptakan tekanan deflasioner yang berpotensi mendorong harga ETH naik dalam jangka panjang.
Selain itu, mekanisme burning EIP-1559 terus mengurangi total supply ETH. Kombinasi antara staking yang meningkat dan burning yang konsisten membuat Ethereum menjadi aset yang semakin langka.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
Meskipun staking menawarkan peluang menarik, investor perlu memahami risiko yang terlibat. Slashing risk tetap menjadi perhatian utama, di mana validator yang bertindak tidak sesuai aturan bisa kehilangan sebagian ETH mereka.
Selain itu, liquid staking tokens seperti stETH memiliki risiko de-peg dari harga ETH, meskipun kejadian ini semakin jarang seiring matangnya ekosistem. Diversifikasi antar platform staking tetap menjadi strategi bijak bagi para staker.
Prospek ke Depan
Analis memperkirakan bahwa tren staking akan terus meningkat sepanjang 2026, didorong oleh perbaikan infrastruktur dan masuknya investor institusional. Ethereum Foundation juga berencana memperkenalkan peningkatan yang akan membuat proses staking lebih efisien dan accessible bagi pengguna ritel.
